Jumat, 30 Juni 2017

Pasal penting Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB berkaitan dengan Dapodik

Pasal penting Permendikbud Nomor 17 tentang PPDB tahun 2017 berkaitan dengan Dapodik-Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 tahun 2017 tentang Penerimaan peserta didik baru (PPDB) sudah resmi dikeluarkan oleh Mentri pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia, banyak sekali perubahan didalam peraturan tersebut, terutama dalam hal jumlah peserta didik per-rombel, nah yang akan admin bahas disini adalah tentang jumlah peserta didik berkaitan dengan diterapkannya peraturan tersebut kedalam aplikasi dapodik, berikut pasal-pasal krusial dan sangsi nya di Dapodik.

Pasal penting Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB berhubungan dengan Dapodik
Pasal penting Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB

Rincian Pasal 24 Permendikbud No 17 Tahun 2017


  • SD dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 20 (dua puluh) peserta didik dan paling banyak 28 (dua puluh delapan) peserta didik;
  • SMP dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 20 (dua puluh) peserta didik dan paling banyak 32 (tiga puluh dua) peserta didik; 
  • SMA dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 20 (dua puluh) peserta didik dan paling banyak 36 (tiga puluh enam) peserta didik;
  • SMK dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 15 (lima belas) peserta didik dan paling banyak 36 (tiga puluh enam) peserta didik.
  • Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) dalam satu kelas berjumlah paling banyak 5 (lima) peserta didik; dan
  • Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) dalam satu kelas berjumlah paling banyak 8 (delapan) peserta didik.


Rincian Pasal 26 Permendikbud No 17 Tahun 2017

a. SD atau bentuk lain yang sederajat berjumlah paling sedikit 6 (enam) dan paling banyak 24 (dua puluh empat) Rombongan Belajar, masing-masing tingkat paling banyak 4 (empat) Rombongan Belajar;

b. SMP atau bentuk lain yang sederajat berjumlah paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 33 (tiga puluh tiga) Rombongan Belajar, masing-masing tingkat paling banyak 11 (sebelas) Rombongan Belajar;

c. SMA atau bentuk lain yang sederajat berjumlah paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 36 (tiga puluh enam) Rombongan Belajar, masing-masing tingkat paling banyak 12 (dua belas) Rombongan Belajar; dan

d. SMK atau bentuk lain yang sederajat berjumlah paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 72 (tujuh puluh dua) Rombongan Belajar, masing-masing tingkat paling banyak 24 (dua puluh empat) Rombongan Belajar.

Dalam pasal 24 dan 26 sudah disebutkan seperti diatas mungkin sangsi yang akan diterima sekolah jika jumlah siswa atau rombel melanggar Permendikbud No 17 tahun 2017 sebagai berikut :

  1. Data siswa baru tahun pelajaran 2017/2018 tidak bisa di singkronisasi di dapodik karna data akan invalid.
  2. Data PTK dan jam mengajar guru tidak bisa di sinkronisasi.

Bisa jadi Dampaknya :
a. Guru tidak akan mendapat tunjangan sertifikasi
b. Siswa tidak akan terdaftar sebagai peserta UN
c. Sekolah tidak akan mendapatkan dana BOS.

Nah itulah gambaran sedikit tentang Permendikbud Nomor 17 tahun 2017, semoga peraturan tersebut masih bisa dipertimbangkan kembali seperti dalam tahun-tahun sebelumnya

Untuk lebih lengkapnya silahkan bisa anda Unduh PERMENDIKBUD NOMOR 17 TAHUN 2017 TENTANG PPDB melalui link dibawah ini :


File yang berkaitan dengan Penerimaan Peserta Didik baru tahun pelajaran 2017/2018 bisa andownload dibawah ini :

[DOWNLOAD] SK PANITIA PPDB 2017/2018
Demikianlah artikel tentang Pasal penting Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB berhubungan dengan Dapodik semoga bisa bermanfaat.

Silahkan tinggalkan jejak sobat untuk berkomentar terkait artikel di atas, biasakan membaca terlebih dahulu sebelum bertanya.
Bagi rekan-rekan Operator Sekolah silahkan untuk bisa membantu menjawab pertanyaan....
EmoticonEmoticon